
Alhamdulillah...
Setelah melewati perjalanan yang terjal dan berliku, ga tau itu beruntung (kalo orang jawa bilang "bejo") atau emang dasarnya aku yg pinter (hehehe.... narsis emang, tapi terbukti kok), dalam waktu 3 tahun 13 bulan (ngarep si lulus 3 tahun, yang bener 4 tahun 1 bulan), pada tanggal 6 Oktober 2008, aku dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan (buat aku ga si, soalnya nilai A ga cukup buat naekin Ipk jadi cumlaude, hiks)! Sebenernya baru kemarin resminya aku dinyatain lulus, setelah nunggu yudisium 1 bulan. Seneng siy, tapi sedih karena aku ga bisa ikut wisuda bulan November kemarin gara-gara yudisiumnya kelamaan jadi ga bisa disusulin. Tragisnya, denger-denger tahun besok wisuda Undip bakal diadain 2 kali 1 tahun, April ma Oktober. Artinya, aku harus nunggu sampai bulan April buat ndapetin the f**kin' IJAZAH?? Assseeeem tenan....
Proses panas-dingin, jatuh-bangun, senang-susah, bangun-tidur(loh, itu ma kerjaanku sekarang), gimana aku sampe bisa lulus belum mau aku bahas sekarang. Yang ada di pikiranku saat ini adalah apa yang mau aku lakuin dengan status calon Sarjana Teknik yang Surat Keterangan Lulus-nya belum keluar dan wisudanya belum tau kabarnya bisa ikut kapan yang cuma punya modal tampang cantik menawan (wuek!), otak pas-pasan (kalo dikiloin paling cuma dapet seribu rupiah per kilo, itupun mungkin masih lebih murah lagi kalo ngliat Amrik sekarang udah ga mau import otak kambing dari luar, lha kok malah disamain ma kambing?!), sarat pengalaman (ditipu dan dimaki)??? Yup, benar. Aku cuma bisa sukses jadi pengangguran. Bahasa kerennya kerjaanku sekarang : PIMPRO (Pengangguran Intelektual Muda PROtol).
Tapi aku ga pernah patah semangat buat cari-cari kerjaan. Berkali-kali aku coba search di google : "lowongan kerja s1 teknik sipil tanpa ijazah atau skl yang bisa langsung kerja dengan gaji tinggi". Hasilnya :Penelusuran Anda "lowongan kerja s1 teknik sipil tanpa ijazah atau skl yang bisa langsung kerja dengan gaji tinggi" tidak cocok dengan pekerjaan apapun, ga usah kebanyakan ngarep dong! Damn!
Ga sekejam itu siy jawabannya google, tapi setiap aku buka lamaran kerja atau daftar on-line ke perusahaan yang ada, pasti disuruh melampirkan fotokopi ijazah yang dilegalisir instansi terkait. Keok lah aku.........
Sampai kapan aku terus kaya gini??!!
Undip!!
Teganya kamu memperlakukan semua ini kepadaku???
Bisa-bisanya kau gantung hidupku seperti ini???
Serahkanlah ijazahmu untukku.........
Setelah melewati perjalanan yang terjal dan berliku, ga tau itu beruntung (kalo orang jawa bilang "bejo") atau emang dasarnya aku yg pinter (hehehe.... narsis emang, tapi terbukti kok), dalam waktu 3 tahun 13 bulan (ngarep si lulus 3 tahun, yang bener 4 tahun 1 bulan), pada tanggal 6 Oktober 2008, aku dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan (buat aku ga si, soalnya nilai A ga cukup buat naekin Ipk jadi cumlaude, hiks)! Sebenernya baru kemarin resminya aku dinyatain lulus, setelah nunggu yudisium 1 bulan. Seneng siy, tapi sedih karena aku ga bisa ikut wisuda bulan November kemarin gara-gara yudisiumnya kelamaan jadi ga bisa disusulin. Tragisnya, denger-denger tahun besok wisuda Undip bakal diadain 2 kali 1 tahun, April ma Oktober. Artinya, aku harus nunggu sampai bulan April buat ndapetin the f**kin' IJAZAH?? Assseeeem tenan....
Proses panas-dingin, jatuh-bangun, senang-susah, bangun-tidur(loh, itu ma kerjaanku sekarang), gimana aku sampe bisa lulus belum mau aku bahas sekarang. Yang ada di pikiranku saat ini adalah apa yang mau aku lakuin dengan status calon Sarjana Teknik yang Surat Keterangan Lulus-nya belum keluar dan wisudanya belum tau kabarnya bisa ikut kapan yang cuma punya modal tampang cantik menawan (wuek!), otak pas-pasan (kalo dikiloin paling cuma dapet seribu rupiah per kilo, itupun mungkin masih lebih murah lagi kalo ngliat Amrik sekarang udah ga mau import otak kambing dari luar, lha kok malah disamain ma kambing?!), sarat pengalaman (ditipu dan dimaki)??? Yup, benar. Aku cuma bisa sukses jadi pengangguran. Bahasa kerennya kerjaanku sekarang : PIMPRO (Pengangguran Intelektual Muda PROtol).
Tapi aku ga pernah patah semangat buat cari-cari kerjaan. Berkali-kali aku coba search di google : "lowongan kerja s1 teknik sipil tanpa ijazah atau skl yang bisa langsung kerja dengan gaji tinggi". Hasilnya :Penelusuran Anda "lowongan kerja s1 teknik sipil tanpa ijazah atau skl yang bisa langsung kerja dengan gaji tinggi" tidak cocok dengan pekerjaan apapun, ga usah kebanyakan ngarep dong! Damn!
Ga sekejam itu siy jawabannya google, tapi setiap aku buka lamaran kerja atau daftar on-line ke perusahaan yang ada, pasti disuruh melampirkan fotokopi ijazah yang dilegalisir instansi terkait. Keok lah aku.........
Sampai kapan aku terus kaya gini??!!
Undip!!
Teganya kamu memperlakukan semua ini kepadaku???
Bisa-bisanya kau gantung hidupku seperti ini???
Serahkanlah ijazahmu untukku.........

1 komentar:
ayo Yan semangat.. jangan lupa doanya dikencengin, solat nya juga (hahahaha udah kaya ustad aja aku ini.. ga usah sedih, itu bukan kehancuran kok sebenernya.. mungkin cm satu ujian lagi buat kamu...
kaya kata RINSO "ga ada noda, ga belajar"
"no pain no gain", yang penting punya tujuan yang jelas dan berusaha keras meraih tujuan n cita2 yg kamu inginkan itu, "even its all gone wrong, never break down" - kata Nanan
Posting Komentar